Buras atau burasak ialah sejenis masakan Bugis yang berasaskan beras dan santan. Ia biasanya dibuat semasa hari-hari perayaan seperti Hari Raya Aidilfitri dan Aidiladha.
Buras disediakan dengan memasak beras dengan santan. Beras yang sudah masak itu tadi kemudiannya dibungkus dengan daun pisang lalu diikat sebelum direbus selama sekurang-kurangnya empat jam.
Buras mudah ditemui di kawasan-kawasan yang mempunyai komuniti Bugis.
Penulis Yana Gabriella Wijaya | Editor Silvita Agmasari JAKARTA,KOMPAS.com - Sekilas buras mirip dengan lontong, ketika dibuka makanan ini juga mirip dengan ketupat. Buras merupakan makanan khas dari Suku Bugis yang berbahan dasar beras, rasanya terkenal gurih dan sering dijadikan pendamping makanan berkuah. Baca juga: Resep Nastar Anti Gagal ala Hotel, Yuk Buat di Rumah Eksekutif Chef Suwanta dari Hotel Four Points by Sheraton Makassar menjelaskan apa itu buras. " Buras adalah makanan khas dari Suku Bugis yang terbuat dari beras dan lebih pendek dari lontong," papar Suwana kepada Kompas.com, Minggu (24/5/2020). Berbeda dengan lontong serta ketupat yang terasa agak tawar, buras memiliki rasa yang lebih gurih. Hal ini disebabkan penggunaan santan yang cukup royal. Suwana menyebutkan buras juga sering dimasak menggunakan parutan kelapa dan gula. Bila lontong biasanya disajikan dengan opor atau sate, berbeda dengan buras. Baca juga: Ketupat Identik dengan Lebaran, Kenapa? Di Makassar, buras sering disajikan atau disantap bersama sup konro, coto Makassar hingga menjadi makanan pendamping makan bakso. "Orang sini (Makassar) jika makan bakso akan tetap menyantapnya bersama buras walaupun sudah ada bihun di dalam baksonya," papar Suwana. Lihat Foto Ilustrasi buras, ketupat, dan coto makassar. (Dok. Shutterstock/Ika Koentjoro) Baca juga: Cara Membuat Lontong dan Tips Menyimpan agar Tidak Mudah Basi Makanan ini menjadi makanan yang wajib hadir di dalam acara hajatan atau acara besar Suku Bugis. Sebut saja acara pertunangan, pernikahan, tahlilan, dan acara penting lainnya. Biasanya saat acara-acara tersebut, buras akan disantap sebagai kudapan, tanpa makanan pendamping. Uniknya buras sebenarnya tidak punya isian, jadi isinya hanya nasi saja. Untuk memasak buras, beras akan dimasak bersama santan hingga matang. Kemudian jika sudah matang, beras di bungkus dengan daun pisang dan dimasak kembali selama 45 menit.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Apa Itu Buras? Makanan Mirip Ketupat Khas Masyarakat Bugis", Klik untuk baca: https://travel.kompas.com/read/2020/05/24/160200527/apa-itu-buras-makanan-mirip-ketupat-khas-masyarakat-bugis.
Penulis : Yana Gabriella Wijaya
Editor : Silvita Agmasari
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Apa Itu Buras? Makanan Mirip Ketupat Khas Masyarakat Bugis", Klik untuk baca: https://travel.kompas.com/read/2020/05/24/160200527/apa-itu-buras-makanan-mirip-ketupat-khas-masyarakat-bugis.
Penulis : Yana Gabriella Wijaya
Editor : Silvita Agmasari
Ini Bedanya Ketupat, Buras, dan Lontong
Penulis Yana Gabriella Wijaya | Editor Ni Luh Made Pertiwi F. JAKARTA, KOMPAS.com - Serupa tetapi tidak sama. Ini perbedaan ketupat, lontong, dan buras. Sama-sama berbahan dasar beras, tiga makanan ini memiliki perbedaan dari bentuk, cara memasak, hingga bahan-bahannya. Lontong "Lontong adalah makanan yang dibuat dari beras yang dicuci bersih, kemudian dimasukkan ke dalam daun pisang," papar Executive Chef Santika Mataram Lombok, Nyoman Putra Yasa, saat dihubungi oleh Kompas.com, Minggu (24/5/2020). Baca juga: Cara Membuat Lontong dan Tips Menyimpan agar Tidak Mudah Basi Metode masak lontong biasanya direbus dengan air yang banyak. Rasa lontong tawar seperti nasi. Lontong kerap disantap bersama sate. Ketupat Ketupat umumnya berbahan dasar beras. Kulit ketupat terbuat dari daun kelapa muda yang dianyam menjadi bentuk tertentu, biasanya bentuk segiempat. Baca juga: 8 Tips Beli Ketupat Matang yang Bagus, Buat yang Tak Sempat Masak Sendiri Kemudian diberi beras di dalamnya. Ketupat yang sudah diberi beras akan direbus selama beberapa jam hingga menjadi nasi padat. Ketupat biasa dimakan bersama opor ayam dan makanan berkuah lainnya. Lihat Foto Ilustrasi buras(Antomuda / shutterstock) Buras Buras merupakan kudapan khas Suku Bugis. Buras mirip lontong. Namun bentuk buras lebih pendek dibanding lontong. Biasanya buras menggunakan bahan beras yang dimasak bersama santan. Rasanya pun lebih gurih, tidak seperti lontong yang terasa tawar. Baca juga: Apa Itu Buras? Makanan Mirip Ketupat Khas Masyarakat Bugis "Buras menjadi makanan wajib untuk disajikan dalam beberapa acara besar Suku Bugis seperti pertunangan, pernikahan atau tahlilan," papar Eksekutif Chef Suwanta Hotel Four Points by Sheraton Makassar, kepada Kompas.com, Minggu (24/5/2020). Lihat Foto Ilustrasi buras, ketupat, dan coto makassar. (Dok. Shutterstock/Ika Koentjoro) Cara memasak buras, biasanya dikukus selama 45 menit hingga nasi matang. Buras nikmat disantap dengan coto Makassar, conro, dan bakso.
Comments
Post a Comment